Rumah Tumbuh yang "Bertumbuh" untuk Rumah Tipe 36


Deskripsi :
Rumah Tumbuh kali ini ada di bilangan Madyopuro, Kota Malang, Rumah tipe 36 ini merupakan rumah bersubsidi dari pemerintah, sehingga banyak aturan yang harus dipenuhi oleh pemilik rumah sebagai konsekuensi dari subsisdi tersebut, diantaranya  adanya larangan untuk merubah bentuk fasad depan selama 5 tahun semenjak serah terima dari pihak pengembang, tetapi untuk pagar, kanopi diperbolehkan, dan bangunan bagian belakang sudah dapat di kembangkan dan di dak, asalkan tidak mempengaruhi bentuk fasad bangunan. apabila dilanggar maka sangsinya adalah pencabutan subsidi.



eksisting
denah eksisting

Desain kali ini untuk mengembangkan eksisting yang ada, agar bisa memenuhi kebutuhan ruang penghuni, dan diharapkan nantinya rumah tumbuh ini bisa "bertumbuh" lagi ketika sudah tidak ada lagi kendala.
Pengembangan pertama ini dilakukan mulai bagian tengah rumah sampai ke bagian belakang, pertama yang di geser adalah letak kamar mandi yang digeserkan ke pojok, hal ini bertujuan agar rumah menjadi lebih luas, kamar mandi tidak ditengah bangunan dan juga untuk memudahkan sanitasi yang ada.

letak kamar mandi yang lama digantikan oleh mushola dan ruang makan, di pojok yang bersebrangan (area tangga) diletakkan dapur.


lantai 1
Lantai 2 terdapat kamar mandi yang letaknya diatas kamar mandi bawah, hal ini untuk memudahkan sanitasi dan juga efisiensi tempat, di sebelahnya adalah ruang cuci dan jemur, yang diletakkan di tengah dengan mengandalkan atap dari atas yang diberi penutup fiberglass sebagai material yang dapat meneruskan cahaya matahari, yang juga berfungsi untuk penerang ruangan. kemudian terdapat ruang keluarga, kamar utama, dan balkon

Karena rumah ini terletak  di bukit dan menghadap lembah yang memperlihatkan lampu Kota Malang ketika malam hari, maka di perbanyak jendela dan bukaan.
lantai 2






Gaya bangunan diambil gaya kolonial, rumah peristirahatan yang mengadopsi gaya bangunan rumah peristirahatan pemukiman Belanda yang terdapat pada Jalan Ijen Kota Malang. pemilihan atap pelana ini adalah untuk memudahkan "pertumbuhan" rumah yang akan berkembang ke depan nantinya, setelah aturan untuk tidak merubah bangunan sudah selesai.





Desain perkembangan rumah ini memang di rancang untuk berkembang lagi, mengingat rumah ini akan berkembang dan bertumbuh lagi sesuai dengan kebutuhan ruang yang diinginkan.






design by
hamiqi